Kemenpora RI Kunjungi Rumah Duta Revolusi Mental Semarang

Kemenpora RI Kunjungi Rumah Duta Revolusi Mental Semarang

kemenpora-kunjungi-rumah-duta-revolusi-mental
REVOLUSI MENTAL – Kemenpora RI yang beranggotakan Rinaldy Meidianto, Hasan Nawawi dan Zainal Aminin, didampingi Dispora, Nani Indarwati, dan psikolog RDRM, Dinar Wukirsari, melakukan penilaian untuk kota layak pemuda di Rumah Duta Revolusi Mental pada Rabu (3/10/2018). 

Layakpemuda.idKemenpora RI yang beranggotakan Rinaldy Meidianto, Hasan Nawawi dan Zainal Aminin mengunjungi Rumah Duta Revolusi Mental (RDRM) pada Rabu (3/10/2018).

Tujuan mereka ke Semarang untuk menyeleksi kota layak Pemuda seluruh kota di Indonesia.

Mereka mengunjungi setiap ruangan didampingi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) kota Semarang dan psikolog RDRM.

Psikolog RDRM, Dinar Wukirsari menjelaskan apa saja program kerja yang telah dilakukan untuk pemuda dan anak-anak di kota Semarang.

Asisten standardisasi dan infrastruktur pemuda bidang deputi pengembangan pemuda Kemenpora RI, Zainal Aminin memuji RDRM yang dapat menjadi tempat bimbingan psikologi bagi pemuda dan anak-anak.

“Kami melakukan penilaian penganugerahan kota layak pemuda sesuai perda atau regulasi pelayanan kepemudaan sesuai dengan undang-undang nomor 6 tahun 2017 tentang kerjasama lintas sektoral pelayanan kepemudaan di 514 kabupaten atau kota,” ujarnya.

Dia menambahkan, awalnya setiap kota melakukan seleksi administrasi melalui pendaftaran online menggunakan email. Secara administratif, kita seleksi sebanyak 30 daerah. Dari 30 daerah dikunjungi 20 daerah. Kemudian diseleksi lagi menjadi 10 dan akhirnya mengerucut 5 kabupaten atau kotamadya kota layak pemuda terbaik.

Kami meminta ada dukungan walikota atau pemerintah daerah terhadap pemuda dengan fasilitas dan kegiatan kepemudaan. Misalnya melalui bantuan-bantuan stimulus dan bantuan-bantuan pelatihan sehingga anak mudah mempunyai jiwa entrepreneurship.

“Pada 29 Oktober 2018, akan diumumkan di Jakarta malam penganugerahan kepemudaan oleh deputi RI,” katanya di sela kegiatan.

Dia ingin pemuda memiliki jiwa kebangsaan, nasionalisme yang tinggi, peduli pada masyarakat, menciptakan pemuda yang tangguh, dan mentalnya disiapkan.

“Saya baru pertama kali ke rumah duta revolusi mental di kota Semarang. Mudah-mudahan antara daerah satu daerah dengan daerah lain mempunyai pendukung,” harapnya.

Kabid pemberdayaan pemuda Dispora kota Semarang, Nani Indarwati, mengatakan dari kementerian ada penilaian instrumen-instrumen yang harus disiapkan oleh dinas pemuda dan olahraga.

Instrumen-instrumen itu terdiri dari penyadaran pemberdayaan dan pengembangan dan infrastruktur sarana dan prasarana.

“Didalam infrastruktur itu kita harus menyiapkan pelaksanaannya semua. Kementerian sudah merasa puas karena kita memang disini untuk pemuda sudah kita laksanakan kegiatannya,” tuturnya.

Mulai dari penyadaran, pemberdayaan, pengembangan dan sarana prasarana yang disiapkan untuk pemuda.

“Dari pemuda kepeloporan, kepemimpinan, bela negara, ini termasuk kegiatan penyadaran-penyadaran,” bebernya.

Penyadaran misalnya pemuda kepeloporan termasuk kegiatan penyadaran untuk pemberdayaan kaitannya dengan berwirausaha.

“Kaitannya dengan tanggap bencana dari kampus lintas agama yang semuanya pemuda. Misalnya lomba-lomba mengenai pemuda pelopor,” ungkapnya.

Psikolog RDRM, Dinar Wukirsari, RDRM aktif mensosialisasikan tentang konsep pemuda hebat dengan pilar peduli, inovatif, inspirasi dan lincah.

“Kami juga turut aktif mendampingi pemuda-pemuda di Kota Semarang dalam pengembangan diri, bimbingan karir dan juga tentang upaya manajemen diri maupun konflik yang tepat guna mewujudkan pemuda hebat,” terangnya.

Dia berharap agar organisasi kepemudaan untuk aktif sebagai konselor teman sebaya. Sehingga target kerjasama dengan Dispora tergabung dalam karangtaruna bisa diaplikasikan konseling untuk teman sebaya, bimbingan karir konselor teman sebaya dan wiramuda hebat.

 

Sumber : Tribunnews

Post Comment